Interpreneurship
Ada
sebuah lembaga pendidikan swasta, instasi pemerintah dari masing-masing tentu
mempunyai masalah, ada yang pegawainya malas dan lain sebagainya. Pemecahan
masalah tersebut yaitu melakukan
wawancara kepada perusahaan, dengan gubernur, atau dengan wali kota. Bertanya
tentang masalah yang ada dan kemudia baru kita mendesign sesuai kebutuhan permasalahan tersebut.
Biasanya terdapat tiga klien jadi disini kita lebih memposisikan pada role
playing atau memposisikan sebagai perusahaan. Setelah anda tahu masalahnya dari
situ kita tahu karyaannya butuh apa , dari situ baru kita membuat randown yang
isinya
1.
Ice breaking
2.
4i
(ilham-inspirasi-imajinasi-intuisi)
3.
Moment of truth
4.
Comunication
and Skills
5.
Game
development
6.
Report
7.
Event Organizer
Selain ice breaking kita juga harus memberi motivasi materi pada
perusahaan tersebut, misalkan di sekolah seorang guru menyampaikan materi tidak
menarik atau membosankan, maka kita harus menerapkan metode pembelajaran dengan
Quantum Teaching, Quantum Learning, atau yang lainnya karena itu penting.
Begitupun juga pada perusahaan, harus ada Training, Public Speaking.
Yang kekal di dunia ini adalah perubahan, dan yang pasti adalah
ketidakpastian, setiap kita tidak mampu membendung ketidakpastian, karena
perubahan bergerak sekencang putaran waktu, masalahnya kendalikan ketidak
pastian dan puaskah anda dengan perubahan yang terjadi.
Banyak orang lupa bahwa ketidakpastian itu pasti, sehingga
perubahan adalah sebuah keniscayaan, akan tetapi muncul pertanyaan. Menuju
kearah mana perubahan tersebut ? ke arah positif ataukah negatif.
Ketika ketidakpastian adalah keniscayaan maka tidak ada pilihan
untuk kita kecuali membangun keyakinan menuju kesempurnaan. Keyakinan mengambil
keputusan dan kesempurnaan menjadikan harapan dan cita-cita, yakin itu
mempunyai nilai 1 kalau kita tidak yakin nilainya 0. Berapun jika dikalikan 0
hasilnya tetap 0, apapun usaha yang kita lakukan jika kita jika tidak di dasari keyakinan pasti juga
akan bernilai nol atau ga jadi apa-apa, begitupun sebaliknya.
Move on itu jalan dan pada move on
perlu adanya keyakinan maka dari itu perlu ada vision, action, mission. Kalau kita tidak
mempunyai keyakinan untuk meraih cita-cita
maka kita tidak punya kekuatan untuk meraih itu semua.
Ada tiga kunci jika kita mau sukses atau keberhasilan, yang pertama
kesadaran, Akan tetapi tidak semua orang dapat membangun kesadaran. Kesadaran itu muncul harus di awali dengan berfikir.
Dari berfikir akan muncul pemahaman dan nantinya akan muncul suatu kesadaran.
Dan proses dari berfikir ada empat, yaitu harus adanya fakta, proses
penginderaan( panca indera), manusia punya otak dan punya pengetahuan dan punya
informasi sebelumnya. Mengaitkan informasi dengan fakta itu yang di namakan
berfikir.
Kesadaran membutuhkan
kepedulian, dan tidak semua orang mau mengabdikan diri pada kepedulian. Kenapa
? karena kepedulian muncul diakibatkan oleh kepentingan, dan tidak semua orang
menyadari arti pentingnya hidup dan kehidupan bahkan pentingnya keberadaan diri
di muka bumi. Jika seseorang berfikir hidup itu tidak penting, maka tidak akan
ada kebahagiaan pada kehidupan kita. Jika kita menganggap kuliah itu tidak
penting misalnya, maka hanya untuk sekedar hadir kita akan merasa malas dan
bosan. Maka dari itu untuk move on harus memiliki Visi dan Misi.
Masing-masing dari kita mempunyai misi, manusia di cipakan oleh
Allah ini tidak sia-sia, dan dari masing-masing dari kita pasti mendapatkan
misi tertentu dari Allah yang tidak di dapatkan manusia lain.
Intuitif adalah kemampuan seseorang untuk menggunakan intuisinya
dalam kehidupan sehari-hari. Dan intuisi adalah suara hati yang memberikan
input pada kesadaran tiba-tiba. Karena tiba-tiba ? karena intuisi adalah proses
nonlinier dan nonimpiris dalam memperoleh serta menafsirkan informasi untuk menjawab
berbagai pertanyaan.
Apapun yang dilihat manusia akan bermanfaat bagi manusia kalau
manusia itu kreatif
Categories :
Unknown
0 komentar :
Posting Komentar